Kampus Harus Cari Solusi Berantas Kemiskinan Di Aceh

Pertemuan : Pimpinan IAIN Ar-Raniry Banda Aceh melakukan pertemuan dengan Utusan Khusus Presiden RI untuk Penanggulangan Kemiskinan, HS Dillon di ruang kerja rektor sebelum memberikan kuliah umum, Kamis (11/4).

Banda Aceh, (Analisa).Utusan Khusus Presiden RI untuk Bidang Penanggulangan Kemiskinan, HS Dillon memberikan kuliah umum dalam kunjungannya ke Kampus IAIN Ar-Raniry Banda Aceh, Kamis (11/4).
Dalam materinya Dillon mengatakan, masyarakat Indonesia mengalami dua kemiskinan dalam kehidupannya, pertama miskin harta dan selanjutnya miskin jiwa.

“Untuk mencerdaskan anak bangsa, harus dimulai dari lembaga pendidikan, kampus merupakan pencetak generasi yang akan memimpin di masa datang, lembaga yang mengaturnya dengan sesama, dengan alam dan dengan sang pencipta,” sebutnya.

Menurutnya, Aceh telah mendapatkan anugerah yang luar biasa dari hasil pejuangan, dalam hal itu perlu didukung oleh insan akademis, yaitu masyarakat akademis yang bersatu dalam nilai-nilai akademis, dan IAIN Ar-Raniry harus membentuknya.

Perguruan tinggi di Aceh, selain tempat pendidikan juga harus menjadi pusat budaya dan adat istiadat Aceh. Perguruan tinggi harus membangun kepercayaan dan menerapkan pemerataan.

“Kampus IAIN ini harus mencari terobosan-terobosan ilmu untuk mencari solusi yang dihadapi masyarakat saat ini, terutama memberantas kemiskinan di Aceh,” terangnya.

Pemimpin-pemimpin di Indonesia, merupakan jebolan kampus-kampus hebat, mereka dihasilkan dari perguruan tinggi tapi banyak melakukan kesalahan, baik korupsi maupun kejahatan lainnya. Itu juga menjadi tugas kampus dalam membentuk karakter para pemimpin di masa mendatang.

Menurut Dillon, di kampus ada dosen yang muda-muda yang memiliki ide dan pemikiran yang cemerlang, mahasiswa sebagai ujung tombak dan di perguruan tinggi inilah akan menggagas ide dalam memberantas kemiskinan.

“Ada tiga petaka yang menyebabkan kemiskinan, pertama lemahnya sistem kelembangaan, harga energi dan pangan melonjak cepat dan terjadi pemanasan global akibat perilaku manusia,” katanya.
Sangat Menentukan

Sementara Rektor IAIN Ar-Raniry, Prof Dr H Farid Wajdi Ibrahim MA mengatakan, dalam memberantas kemiskinan, peran perguruan tinggi sangat menentukan pada pembentukan karakter calon pemimpin di masa mendatang.

“Perguruan tinggi juga sangat efektif dalam menyampaikan atau menerima informasi dari kalangan masyarakat, teruta data ril dari masyarakat pedalaman,” ungkapnya.

Rektor menambahkan, di kampus ada Tri Dharma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian. Pada pengabdian yang dilakukan oleh kampus itu biasanya ke daerah pedalaman, sehingga semua kondisi masyarakat menengah kebawah akan diketahui.

Kuliah umum di aula pascasarjana IAIN Ar-Raniry itu diikuti para dosen, mahasiswa pascasarjana dan S-1. Diharapkan setelah mengikuti acara ini, mereka dapat melakukan aksi langsung ke tengan-tengah masyarakat.

Sumber :

HS Dillon Blog

Analisa Daily

One comment on “Kampus Harus Cari Solusi Berantas Kemiskinan Di Aceh

  1. Muhammad Jusuf,Sokartara says:

    Bravo Brada!Aku setuju dengan pendapat Your Excellency!Kemiskinanan itu harus sehera di atasi….kalau mau Maju!Jusuf Si Harimau Dari Sumatra dari Holland.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s